√ Apa itu WhatsApp Bisnis ?

  • Bagikan

Apabila kita tinjau dari kondisi sekarang yang perkembangan dibidang teknologi mengalami perkembangan yang sangat pesat maka siapapun pasti tidak akan asing dengan sebuah aplikasi atau alat komunikasi yang sering kita sebut dengan nama WhatsApp Business soalnya sistem tersebut sangat familiar dikalangan pengguna media sosial sehingga alat tersebut mayoritas dijadikan sebagai saran untuk Transkasi jual/beli secara online dengan tujuan agar mendapat sebuah keuntungan sekaligus kesenangan, Oleh sebab itu sebenarnya mekanisme pengaplikasiannya itu hampir sama dengan yang biasa kita terapkan hanya dari segi ukuran sedikit perbedaan dengan reguler ada kelebihan kurang lebih 5MB lebih besar dari biasanya diangka 26MB, selain itu telah menerima unduhan sebanyak 100 juta pengguna dengan peringkat 4,2 dari 2 juta orang yang telah memberi tanda suka, Jika dibandingkan secara singkat dengan WhatsApp biasa maka dapat disimpulkan bahwa versi bisnis memiliki beberapa fitur tambahan yang tidak dimiliki oleh WhatsApp biasa, sehingga kedepannya aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah para pebisnis untuk berkomunikasi dengan pelanggan. Sebagai tambahan informasi tambahan, dalam satu smartphone kamu bisa menggunakan WhatsApp biasa dan versi bisnis secara bersamaan, namun dengan nomor yang berbeda. 

baca selengkapnya atau tidak sama sekali... Saya sarankan agar tidak membacanya

Jika kita melihat lebih detail di sini, ada beberapa fitur dari versi ini, yaitu ketika seseorang melihat profil kita secara langsung, dapat menyimpan data informasi bisnis seperti informasi harga, jam buka, alamat web dan sebagainya. Fitur olahpesan bisnis, fitur ini memungkinkan kita untuk merespon pelanggan dengan lebih baik. Fitur ini adalah semacam bot perpesanan otomatis ketika pelanggan mengirim pesan, misalnya. Namun, jika penjual sedang offline, mereka akan secara otomatis mengirim pesan yang dapat disesuaikan. Saat pelanggan mengobrol terlebih dahulu. Menjalankan WhatsApp biasa bersama dengan versi aslinya tampaknya menjadi keunggulan fitur dalam versi bisnis, karena memiliki nomor WhatsApp yang berbeda memungkinkan Anda membedakan antara obrolan pelanggan dan obrolan pribadi. sedangkan dari segi pendaftaran masih sama seperti biasa, disuruh masukin nomor hp diikuti kode verifikasi. Selain itu, Anda dapat melihat statistik di WhatsApp, yang berarti Anda dapat melihat berapa banyak pesan yang telah dikirim dan berapa banyak yang telah dibaca. Lalu ada hal lain, yaitu setelah 14 hari tidak saling chatting, kita bisa mengaktifkan salam secara otomatis. Saya pikir itu sangat membantu dengan beberapa fitur di versi bisnis, ya.

Biasanya untuk setiap pengguna WhatsApp akan diberikan dua pilihan kali ini ketika menggunakan produk yang dikembangkan oleh Facebook di mana kita dapat menggunakan aplikasi tidak hanya untuk tujuan obrolan pribadi tetapi juga WhatsApp Business memungkinkan kita untuk menjalankan promosi melalui perangkat lunak perpesanan ini untuk meningkatkan komunikasi antara penjual dan pembeli atau untuk memudahkan pelanggan. Bahkan, untuk mekanisme bisnis WhatsApp yang praktis, langsung populer saat diperkenalkan ke publik, khususnya di Indonesia. Banyak sekali usaha kecil atau mikro yang sangat terbantu dengan aplikasi yang satu ini. Mereka menggunakannya untuk tujuan promosi dan untuk jual beli, atau secara rinci berguna untuk melayani komunikasi dengan pembeli dan pelanggan.

Bagaimana cara Membuat WhatsApp Bisnis ?

1. Untuk langkah Awal silahkan langsung Download WhatsApp Bisnis bisa dengan cara mengunduhnya melaluai aplikasi WhatsApp Bisnis di Play Store (Android) atau App Store (iOS) dan bisa bisa langsung lewat Web, semua tersedia secara lengkap disemua perangkat ponsel pintar.

2. Setelah itu lalu masukanlah nomor telepon yang anda miliki langsung di aplikasi WhatsApp Bisnis yang telah terinstall maka disini anda harus mendaftar dengan menggunakan nomor ponsel pribadi jangan punya orang lain okeey, dan sebaiknya gunakan nomor ponsel secara khusus sehingga akan memudahkan anda untuk proses verifikasi tanpa ada pemasalahan yang rumit, soalnya kalo pekek nomor khusus juga menghindarkan urusan pribadi dan urusan bisnis yang berpotensi dapat tercampur hal ini juga dapat mengakibatkan dampak buruk kedapannya.

3. jangan lupa selalu melengkapi pada profil bisnis Anda sehingga pada proses selanjutnya akan memudahkan untuk masuk tahap berikutnya dan untuk caranya bisa dilakukan dengan ( klik menu Settings > Business Settings > Profile ) lalu jangan sampai lupa pastikan informasi yang Anda miliki cantumkan secara akurat setra sesuai dengan detail informasi bisnis Anda mulai dari nama bisnis, alamat, detail kontak, kategori, email, dan website pokoknya yang berhubungan dengan bisnis anda jangan lupa dilampirkan agar kedepannya pelanggan lebih mudah mengetahuainya.

4. Sangat dianjurkan membuat setra menyeting menu pengaturan fungsinya untuk balas pesan otomatis, sebenarnya model fitur ini akan memudahkan kita dalam membalas pesan pelanggan pada luar jam kerja sehingga semua dapat terlayani secara maksimal dan untuk langkahnya bisa melalui dengan cara  ( Klik Settings > Business Settings > pilih opsi Away Message/Greeting Message/Quick Replies ) setelah itu kita dapat melakukan pengatur terhadap isi pesan balasan otomatis sekaligus dapat mengatur waktu pengiriman pesan, baik di segala waktu maupun di waktu tertentu saja pokoknya banyak sekali mafaatnya untuk kebutuhan bisnis anda kedepannya.

Apa saja fitur pada WhatsApp Business dan bagaimana menggunakannya ?

Mungkin untuk seorang pembisnis dengan mempromosikan produknya dimedia sosial akan sangat tidak Asing sekali dengan sebuah fitur (katalog) sistem ini memang sengaja dibuat oleh pihak terkait agar sipenjual dalam menampilkan produk dan jasa yang ditawarkan dapat ditampilkan dalam model seperti galeri sehingga para pelanggan bisa menemukan barang sesuai keinginan ataupun membantu penjual melihat produk menjadi paling laris manis dan selain itu whatsApp juga baru saja telah memperbarui sebagian fitur ini sehingga pelaku usaha dapat membuat dan mengelola katalog mereka melalui perangkat  komputer dengan begitu para pelaku usaha sekarang juga dapat menyembunyikan terhadap barang yang stoknya habis dari katalog mereka miliki hal ini akan memudahkan pembeli untuk mengetahuai setiap barang yang sudah siap atau belum.

Mengenai Langkah dan cara bagaimana menambahkan barang di fitur Katalog WhatsApp Business bisa melaluai mekanisme sebagai berikut.

  • langkah pertama langsung saja dibuka aplikasi WhatsApp Business.
  • dilanjutkan dengan mengetuk ikon tiga titik di kanan atas layar pada fitur bisnis.
  • terus pilih katalog dan Jika mau membuat katalog baru, pilih opsi Tambah item baru.
  • selanjutnya pilih tambah gambar untuk mengunggah foto produk yang akan anda jual.
  • berikan nama untuk produk atau jasa tersebut.
  • jangan sampai lupa lampirkan mengenai informasi seperti harga, deskripsi, tautan kesitus hal ini akan memudahkan kode produk dapat Simpan secara instan.

Pada saat pelanggan menyukai suatu barang pastinya mereka bisa langsung menambahkan barang tersebut kedalam keranjang sekaligus memproses pesanan mereka lewat chat dengan pemilik usaha tanpa harus susah payah,maka dari itu dengan adanya fitur Keranjang yang tersedia secara otomatis ketika pemilik akun bisnis mengaktifkan fitur tersebut.

Dengan adanya Fitur Pesan Otomatis dapat membantu penjual pada saat ketika mereka tidak dapat menjawab pesan dari pelanggan sehingga pihak pembeli bisa tahu kapan mereka bisa mendapatkan informasi dari penjual tanpa perlu menunggu balasan mereka ini ada langkahnya cukup langsung masuk pada mengatur pesan otomatis.

  • langsung buka WhatsApp Business
  • lakukan Ketuk ikon tiga titik dikanan atas layar
  • Terus Pilih Fitur bisnis diteruskan dengan Pesan di luar jam kerja dan geser untuk mengaktifkan.
  • lalu Buat atau ubah pesan otomatis dan Pilih tanda Oke jika selesai pilihkan Jadwal untuk mengatur kapan pesan terkirim tepada pembeli.

Selain bebarapa fitur ada juga yang cukup penting yaitu berupa (label) yang digunakan sebagai alat mempermudahkan pihak penjual dalam melayani pembeli sehingga Mereka bisa mengelompokkan pembeli seperti siapa saja yang masuk kategori pembeli baru danpembeli yang sudah membayar, ataupun pesanan pembeli yang sudah selesai dilayani, maka dari itu langkah-langkahnya sebagai berikut.

  • Silahkan dibuka WhatsApp Business.
  • dilanjutkan dengan Ketuk ikon tiga titik di kanan atas layar terus pilih Label.
  • jangan lupa pilih pesan yang mau dimasukkan ke label sesuai kategori yang diinginkan dan butuhkan.

Apa saja perbedaan antara WhatsApp Business dan WhatsApp Messenger?

  • Untuk perbedaan yang paling menonjol itu terletak pada logo WhatsApp Business yang ditandai dengan sebuah huruf kapital “B” pada latar warna hijau khas WhatsApp yang terkenal dengan logo gambar telepon yang sering kali kita melihatnya. 
  • Selain itu dapat menggunakan sekaligus menambahkan nomor telepon rumah atau kantor yang berbeda dengan WhatsApp Messenger yang menggunakan nomor ponsel dengan begitu WhatsApp Business bisa menggunakan sekaligus menambahkan nomor telepon rumah atau kantor meskipun sah-sah saja menggunakan nomor seluler, tapi sangat disarankan untuk tidak melakukan sebuah perganti terhadap Nomer tapi tetap selalu fokus pada satu nomor ponsel yang sifatnya permanen saja.
  • Pastinya sangat bisa digunakan untukmembalas pesan secara otomatis soalnya pada Fitur ini memungkinkan pebisnis untuk menyetel balasan otomatis jika mendapat pertanyaan yang sama dari konsumen.
  • Dapat melihat data statistik terhadap pesan terkirim dan diterima Tentu saja hal ini tidak mungkin didapatkan di WhatsApp Messenger dimana seringnya setiap pengguna justru menyembunyikan informasi jika pesan telah dibaca soalnya sifatnya pribadi bukan untuk umum.
  • Dapat melakukan pemilihan kategori bisnisnya Sekaligus menginformasikan profil perusahaan seperti halnya jam operasional, situs resmi, dan lokasi, pebisnis juga bisa memilih kategori bisnis yang tersedia dan  juga terbuka untuk UKM setra usaha kecil lainnya dengan memilih kategori “Others” sehingga dapat disesuikan berdasarkan kebutuhan.
  • untuk mengenai masalah Centang Hijau Tidak seperti WhatsApp Messenger yang tidak ada proses verifikasi tapi kalo untuk  WhatsApp Business pastinya akan melakukan verifikasi pada akun pebisnis sehingga berbeda dengan lencana centang biru pada akun terverifikasi diInstagram atau Twitter, akun yang telah diverifikasi oleh WhatsApp Business akan diberikan centang berwarna hijau dan apabila anda melihat lencana hijau disebelah nama kontak itu berarti WhatsApp telah memverifikasi jika nomor tersebut adalah benar dimiliki oleh pihak perusahaan tersebut. 

Apakah benar Whatsapp business telah dikenakan biaya ? 

Pada tahun 2021 sekarang ini pihak Whatsapp Memang telah merubah kebijakannya atas penggunaan yang awalnya gratis sekarang menjadi berbayar namun hal ini hanya berlalu untuk tipe tertentu saja dan biasanya sering disebut dengan istilah Business pricing maknanya adalah sebuah harga yang telah ditetap secara sengaja oleh pihak terkait sehingga mengharuskan setiap penggunanya untuk melakukan pembayar, sehingga hal ini juga meliputi mengenai tentang tarif pada setiap pesan yang telah dikirim oleh setiap unsernama dan sebenarnya disini terdapat dua model WhatsApp Business yang memiliki sedikit banyak perbeda, langsung saja simak penjelasannya sebagai berikut.

Untuk versi awal itukan sistem yang terdapat pada logic WhatsApp Business yang sering kita mengunduhnya secara gratis sekaligus memang secara memang diciptakan khusus bagi para pelaku usaha produktif milik orang individu ataupun badan usaha, sehingga alat ini akan memudahkan setiap penggunanya untuk terhubung secara pribadi dengan para pelanggan mereka baik yang sudah lama ataupun baru. sedangkan pada Versi yang berikutnya menerapkan konsep WhatsApp Business berbasis API, sehingga sistem ini memiliki skala Bisnis dengan area jangkauan menengah keatas sehingga masuk katagori lebih besar sekaligus cocok jika menggunakan untuk semua kebutuhan, karena memiliki banyak sekali kelebihan dibandingkan dengan WhatsApp biasa bahkan untuk mekanisme jaringannya itu mampu digunakan untuk berkomunikasi dengan pelanggan di seluruh dunia dengan metode yang amat sangat sederhana, aman, dan andal sehingga memberikan manfaat untuk setiap penggunanya.

Oh iya, untuk mengenai masalah biaya langganan terhadap whatsApp business model pricing itu mengacu pada harga pasaran di negara indonesia yang saat ini masih dikisaran kurang lebih antara Rp.350 – Rp.400 persetiap pesannya, hal ini sebenarnya masih masuk katagori relatif murah dan terjangkau apalagi ditambah dengan menu yang memiliki manfaat tambahan yang dapat diperoleh seperti halnya pada sistem Solution Provider yang bisa melakukan sebuah penagihan secara otomatis, sedangkan untuk pesan yang berupa tanggapan atau jawaban atas pertanyaan dari para pelanggan akan bales lalu dikirim dalam model Template sehingga untuk mengenai tarif telah disesuikan data sebelumnya, dari ini kita dapat mengambil kesimpulan bahwasannya untuk harga itu aslinya ditentukan oleh jumlah template pada pesan yang berhasil dikirimkan sedangkan proseder biaya yang dipatok untuk setiap template pesan terkirim ada perbedaan namun semua bergantung dari banyaknya jumlah pesan telah terkirim kepada setiap penggunannya.

Keunggulan dan Kekurangan Whatsapp Business 

Intinya alat tersebut sebagai sarana periklanan sekaligus sebagai media penjualan dan komunikasi, namun yang biasa diterapkan oleh setiap unser, mayoritas melakukan transaksi jual beli suatu produk dan juga sebagai media bisnis. untuk mendatangkan pembeli yang menggunakan WhatsApp dan sebagai sarana komunikasi antara pengusaha dengan konsumen baik berupa chat biasa, foto, video call ataupun pesan suara, sehingga dengan adanya bisnis WhatsApp ini akan membawa kemudahan yang besar dalam melayani konsumen baik dalam syarat pelayanan, komplain atau pertanyaan seputar produk yang dijual oleh para merchant dan semuanya bisa dijawab secara langsung dan cepat. Hal ini tentunya akan meningkatkan kepuasan pelanggan dalam bertransaksi. dan untuk tanda hijau ini merupakan tanda bahwa pelaku usaha atau merchant telah menyelesaikan proses verifikasi yang sebenarnya untuk menjual produknya ke WhatsApp. Sehingga keberadaan green mark terverifikasi ini dapat memberikan pelayanan yang lengkap, terpercaya dan aman kepada nasabah yang bertransaksi. 

Apabila ditinjau dari aspek kelemahan, sebenarnya terdapat beberapa kendala dalam sistem ini, seperti pada aplikasi WhatsApp business ini pengguna tidak diperbolehkan, seperti pengguna pribadi yang bebas mengganti nomor WhatsApp. Hal ini tidak berlaku untuk pengguna WhatsApp Business karena WhatsApp memastikan kemajuan penjualan jangka panjang dan permanen untuk mencegah kecurangan, penipuan dan sebagainya, yang secara materi telah merugikan banyak orang lain. kecuali masih rawan kebocoran data untuk saat ini, hal ini jelas tidak diinginkan oleh setiap merchant namun bagaimana dengan masalahnya, masih banyak pihak yang tidak bertanggung jawab yang dapat memasuki sistem komunikasi antara merchant dan pembeli sehingga dapat membahayakan citra penjual namanya jika masih rentan terhadap kerusakan. kebocoran. Selain itu, masih terdapat masalah penamaan akun bisnis yang tidak bisa diubah sehingga menjadi dilema ketika merchant langsung menggunakan nama yang belum disepakati di akun WhatsApp mereka sebagai sarana komunikasi dengan pelanggannya. Jadi pikirkan tentang memberi nama akun bisnis Anda sebelum memberi nama akun bisnis Anda karena tidak dapat diganti.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *